Paamprok di Bogor

Pertemuan di Bogor ini membuat saya lebih terharu dibanding acara-acara kumpul sebelumnya. Dari semua acara kumpul yang pernah saya datangi, inilah yang paling membuat saya emosionil.
Dimulai dari membuat wa grup ‘Paamprok di Jabodetabek’.. kemudian diskusi alot menentukan hari, jam dan tempat kumpul.. sampai akhirnya diputuskan, tempat kumpul di Kedai Kita, hari Kamis, jam satu siang.
Heni Haerani, Imas Masita, Ika Rostika, Ivan Gunara, Yogas Andriana, Agus Hernawan dan Eris Muksin tidak bisa ikut karena alasan anak-anak, pekerjaan dan kesehatan.
Kalimat Adang di wa grup ini yang pertama kali membuat saya haru, waktu menanggapi Ika yang tidak bisa ikut..
‘Sok mangga.. saena kumaha..teh Ika?.. Abi ge rada "maksakeun"🙏.. kaleresan aya acara diluar.. uhun.. kasempetan teu aya dua kali.. abi saumur-umur nyaba kaluar Ciamis.. can pernah pendak sareng sahabat-sahabat SMP.. SMA.. barang saurang ge.. estu ngaraos nunggeulis.. Alhamdulillah.. Paamprok di Jabodetabek. Cukang lantaran urang tiasa silah.’
Dan terus haru dan haru lagi, dari mulai Fera yang berangkat paling pagi karena jauh dari Serpong Tangerang;
Adang yang mempersingkat waktu rapatnya, yang katanya biasa selesai jam 3, tapi demi Paamprok di Bogor, jam 12.45 sudah tiba di Stasiun Depok;
Andry yang pada saat jemput pun masih bertelepon dengan rekan bisnisnya;
Dadang yang bisnis autocare-nya ditinggalkan dulu dan tiba paling awal di Kedai Kita, memilih tempat yang nyaman untuk makan dan ngobrol ngalor-ngidul;
Titin yang biasanya diantar suami, tapi demi acara kumpul ini, akhirnya datang sendiri;
Susandi yang datang ditemani supir karena pasti menyempatkan diri disela-sela jam kerjanya.
Luar biasa, walaupun kita kumpul hanya 2 jam, tapi kesan yang ditinggalkan sungguh luar biasa. Masing-masing ingin melayani dan berbuat yang terbaik bagi yang lain. Itu terlihat pada saat memilih menu, menentukan topik pembicaraan, bahkan pada saat berbeda pendapat pun, terasa sekali semuanya berusaha menahan diri dan semuanya tampak ingin membuat pertemuan ini betul-betul nyaman.
Ini adalah acara berkumpul yang pertama kali untuk Adang dan perkenalan pertama untuk Fera dan Dadang, (karena Dadang bukan Alumni SMPN 1 Ciamis), tapi semuanya bisa membaur dalam suasana yang ceria, hangat dan menyenangkan.
Terima kasih banyak dan dalam kepada Fera Faradila, Adang Kadarusman, Andry Pratama, Dadang Ruchyana, Titin Kartini dan Susandi atas waktunya hingga kita bisa berkumpul dan makan bersama.
Sebetulnya 2 jam ini terasa masih kurang, karena topik yang kita bahas itu pasti tambah seru kalau dituntaskan. Sejarah, bahasa Sunda, Kesehatan, Agama, bahkan poligami pun dibahas pula (haduh).
Tapi untuk sebuah acara dadakan, Paamprok di Bogor ini sangat luar biasa. Berkesan, berkesan dan sangat berkesan. Setelah berpisah pun kita masih saling berterima kasih, saling mengingatkan dan masih ada hal-hal yang dibicarakan. Betul-betul pertemuan yang luar biasa. Alhamdulillaah.

Paamprok di Bogor, 07122017.
Dadakan yang Berkesan.
Post a Comment